Konferensi Pers Alumni BEM UNS Lintas Generasi/foto:panjimas.com
Konferensi Pers Alumni BEM UNS Lintas Generasi/foto:panjimas.com

Tolak Rezim Represif, Alumni BEM UNS Serukan Turun Kejalan di Hari Sumpah Pemuda

Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sebelas Maret lintas generasi menyerukan kepada seluruh mahasiswa untuk turun kejalan pada tanggal 28 Oktober 2017 mendatang menyusul telah ditetapkannya, Wildan Wahyu Nugroho, presiden BEM UNS sebagai tersangka terkait aksi mahasiswa di depan Istana pada Jum’at (20/10) lalu.

“Apakah daya rusak aparat yakni pembungkaman aktivis dan diskriminasi hukum itu adalah sikap resmi dari rezim Jokowi-JK? Jadi kami mempertanyakan ini, apakah ini adalah bagian dari sikap resmi penguasa hari ini,” kata alumni Presiden BEM UNS tahun 2005, Ikhlas Tamrin, seperti dilansir panjimas.com, ketika konferensi pers di Gedung dr. Prakosa, Kantor Pusat UNS, Selasa (24/10).

Ia pun mengungkapkan kekecewaannya terhadap presiden Jokowi yang cenderung diam melihat keadaan mahasiswa. Padahal menurutnya, Jokowi sendiri pernah berkata kangen untuk didemo, bahkan kata Jokowi kalau ada yang didemo akan disuruh masuk.

Baca juga : Tak Kunjung Ditemui Presiden, Mahasiswa Demo Hingga Larut Malam di Depan Istana

Akan tetapi pada kenyataannya saat mahasiswa berdemo didepan istana hingga larut malam, presiden Jokowi tak kunjung menemui mahasiswa. Justru mahasiswa itu sendiri yang dibubarkan paksa oleh aparat dengan melakukan kekerasan.

“Lalu mengapa Jokowi-JK diam membisu menyaksikan kebrutalan aparat kemarin?,” lanjut Tamrin.

Ia menegaskan aksinya nanti pada tanggal 28 Oktober 2018 adalah bertepatan dimomentum hari sumpah pemuda. “Demokrasi saat ini jangan pernah dikotori oleh perilaku represif aparat,” tukassnya.

Untuk itu pihaknya bersama rengrengan alumni BEM UNS mulai dari tahun 2002 hingga 2016 menyerukan kepada mahasiswa dan juga masyarakat untuk turun kejalan menolak rezim refresif.
2002-2016

Diterbitkan oleh

Rajawali Ekspres

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa Melalui Media Online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *