LASKAR NKRI Soroti Kejanggalan Dinas Kesehatan: Audiensi Diminta, Malah Dilempar ke Kontraktor

Serang,Rajawali ekspres.com .— LSM Laskar NKRI DPW Banten menilai Dinas Kesehatan Kota Serang tidak transparan dalam merespons permohonan audiensi terkait pembangunan Puskesmas Unyur. Alih-alih memberikan jadwal resmi, staf dinas Bu Fatonah justru menyampaikan bahwa pelaksana proyek sudah menghubungi pihak Laskar NKRI.

Sekretaris LSM Laskar NKRI DPW Banten, Akhmad Rizky, menegaskan bahwa audiensi dimohonkan kepada pejabat pemerintah, bukan kontraktor.

“Kami minta bertemu pejabat yang mengelola anggaran publik, bukan penyedia jasa. Jawaban seperti ini jelas mengaburkan persoalan,” tegas Rizky.

Dinas Kesehatan juga menyebut dokumen pembangunan termasuk informasi yang dikecualikan, padahal proyek Puskesmas Unyur dibiayai APBD Kota Serang. Menurut Rizky, dalih tersebut tidak relevan karena dokumen APBD pada prinsipnya wajib terbuka bagi publik.

“Proyek ini dibiayai uang rakyat. Tidak ada alasan untuk menutupi dokumen kecuali jika ada hal yang ingin disembunyikan,” ujarnya.

LSM Laskar NKRI menilai pola komunikasi yang tidak sinkron antara staf dan pimpinan dinas telah menurunkan kepercayaan publik. Pihaknya menegaskan akan terus mengawal pembangunan Puskesmas Unyur agar sesuai aturan dan transparan.

Tinggalkan Balasan