
Serang,Rajawali ekspres.com.Kejadian longsor berada dikp.Cibodas ,Desa Kadubereum ,Kecamatan Padarincang yang terjadi pada hari Selasa ,06/01/2026,89Kk langsung diungsikan kekantor desa dan madrasah ditakutkan ada longsor susulan
Dalam kejadian musibah longsor tersebut dari pihak BNPB(Badan Nasional Penanggulangan Bencana) respon cepat.

Terlihat juga Agus saefudin selaku Camat padarincang beserta staffnya tinjau lokasi bencana longsor dan sembari menyambangi pengungsian warga yang terkena dampak longsor tersebut ,dan tidak ketinggalan juga dari aparat setempat baik dari Koramil dan Polsek Padarincang turut juga tinjau lokasi dan menyambangi pengungsian.
Udin selaku kepala desa Kadubereum mengatakan kepada awak media”Kejadian berlangsung jam kurang lebih jam 09:00 pagi ,Alhamdulillah untuk korban jiwa tidak ada,jumlah warga yang diungsikan 89 KK dan kita tempatkan di kantordesa dan madrasah samping kantor desa,Alhamdulillah dari pihak BNPB dan aparat setempat baik dr Polsek dan Koramil siap tanggap dan pak camat juga stand bye juga di pengungsian warga ,”ungkapnya.

H.Agus Saefudin .SE .Msi selaku camat juga mengungkapkan kepada awak media saat diwawancarai “Kami turut prihatin kepada masyarakat yg terkena longsor agar selalu bersabar ,jumlah yang kami ungsikan dalam bencana longsor sekitar 89 KK dalam kejadian tersebut juga Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,kami sangat berterima kasih kepada pihak terkait baik petugas BNPB dan aparat setempat baik dari Polsek dan Koramil siap tanggap dan tidak lupa juga kepada ibu bupati juga tinjau kelokasi ,Ucapnya..

Saya selaku warga yang terkena dampak musibah longsor berharap bisa kembali kerumah sedia kala dan musibah longsor tersebut tidak terjadi lagi,kami semua warga menunggu keputusan dari pihak terkait ,”Ucapnya singkat keawak media.
Redaksi
