Serang,Rajawaliekpres.com. Kepala Dinas Pariwisata,Kepemudaan dan Olahraha (DISPARPORA) Kota Serang Zeka Bachdi bertindak cepat dengan mengundang seluruh pedagang yang menempati pasar ekonomi kreatif, tokoh masyarakat,aktivis dan awak media guna merespon video viral insiden perselisihan antara pedagang dengan satgas di pasar ekonomi kreatif Stadion Maulana Yusuf Kota Serang pada Kamis (12/2/2026).
Hadir dalam pertemuan tersebut Kadisparpora Zeka Bachdi,Kabid Olahraga Dadang,Tokoh Masyarakat H.Udin,para pedagang,aktivis dan wartawan dari beberapa media cetak maupun media online.
Dalam paparannya Zeka mengungkapkan bahwa dirinya telah berjuang keras untuk mendapatkan persetujuan dari Walikota Kota Serang dan restu dari masyarakat setempat dalam mewujudkan tersedianya kios-kios untuk para pedagang di kawasan ini dan sempat mendapat penolakan dari lingkungan masyarakat setempat karena kentalnya citra negatif yang berkembang sebelumnya,namun pada akhirnya Walikota Kota Serang Budi Rustandi dan Masyarakat dengan didukung oleh Tokoh Masyarakat H.Udin merestui adanya pembangunan Pasar Ekonomi Kreatif Stadion Maulana Yusuf Kota Serang sehingga para pedagang bisa menikmati hasilnya seperti sekarang ini.
“Mari kita maksimalkan tempat ini sebagai tempat mendapatkan rejeki yang berkah,hilangkan ego,taati segala peraturan agar citra negatif tentang kawasan ini berganti menjadi citra positif” ujar Zeka.
Interaksi dengan para pedagang berjalan lancar dengan diwarnai berbagai macam tanggapan dan usulan dari para pedagang,Zeka menanggapi setiap pertanyaan dan usulan dengan memberikan solusi.
Untuk tercapainya Citra Positif di Kawasan Kreatif Kuliner Stadion Maulana Yusuf Kota Serang Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) melakukan langkah tegas dalam menata kembali kawasan Stadion Maulana Yusuf.
Upaya ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi utama stadion sebagai sarana prasarana olahraga serta membersihkan area tersebut dari aktivitas negatif yang meresahkan masyarakat.
Kepala Disparpora Kota Serang Zeka Bachdi menegaskan bahwa penertiban yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Walikota Serang. Hal ini juga menanggapi video viral terkait penertiban pedagang yang beredar di media sosial baru-baru ini.
Zeka juga menjelaskan bahwa selama ini area stadion sering disalahgunakan untuk hal-hal yang melanggar norma dan hukum. Maka dari itu Satgas diberikan kewenangan untuk mengatur tata kelola di kawasan pedagang Pasar Ekonomi Kreatif Stadion MY.
”Kami melaksanakan tugas dan perintah Bapak Walikota terkait stadion tidak boleh kembali menjadi tempat penjualan narkoba, penjualan perempuan, hingga tempat orang mabuk-mabukan. Satgas bergerak untuk merapikan area, khususnya bagi pedagang pasar ekonomi kreatif, agar lebih teratur,” katanya.
Beliau juga mengimbau agar seluruh masyarakat Kota Serang mendukung penuh upaya transformasi ini. Target utamanya adalah menjadikan Stadion Maulana Yusuf lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari peredaran minuman keras serta penyakit masyarakat lainnya.
Langkah Disparpora ini mendapat respons positif dari pihak pedagang, Imam Syafei selaku Ketua Paguyuban Pedagang Ekonomi Kreatif Stadion Maulana Yusuf, mengajak rekan-rekan sesama pedagang untuk kooperatif dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Ayo pedagang, mari bersama-sama kita mengikuti aturan dinas. Kita jaga stabilitas dan nama baik stadion. Kita ingin mengubah citra stadion yang dulunya kurang bagus di mata masyarakat menjadi pusat kuliner yang tertib dan berwibawa,” kata Imam.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Disparpora yang tetap memberikan ruang bagi pelaku ekonomi kreatif melalui fasilitas kuliner yang lebih terorganisir.
Poin Utama Penertiban:
• Restorasi Fungsi: Mengembalikan stadion murni sebagai fasilitas olahraga.
• Pemberantasan Pekat: Menghilangkan praktik perjudian, narkoba, miras, dan prostitusi di area stadion.
• Penataan Pedagang: Mengarahkan pedagang ke area Pujasera agar lebih rapi dan estetis.
• Kolaborasi: Sinergi antara pemerintah, Satgas, dan paguyuban pedagang untuk menjaga keamanan dan ketertiban.
Dengan penataan ini, diharapkan Stadion Maulana Yusuf dapat menjadi ikon kebanggaan warga Kota Serang yang nyaman untuk berolahraga sekaligus menjadi destinasi kuliner yang sehat bagi keluarga.(Red-oyobogie)

