Ormas Madas Nusantara Ucapkan Selamat, Haji Rawi Terpilih Pimpin Ikama, 2026-2030

Ormas Madas Nusantara Ucapkan Selamat, Haji Rawi Terpilih Pimpin Ikama, 2026-2030

Jakarta|Rajawaliekapres.Com Ormas Madas Nusantara (Masyarakat Madura Asli Nusantara) memberi ucapan selamat atas terpilihnya kembali H.Muhammad Rawi memimpin organisasi Ikatan Keluarga Madura (Ikama), periode 2026-2030.

“Terpilihnya kembali Abah Rawi dengan didampingi pengurus muda, diharapkan Ikama yang sudah berusia 50 tahun lebih dapat menjadi organisasi yang lebih matang,” tegas Ketua Umum Madas Nusantara, KRH.HM.Jusuf Rizal,SH di Jakarta.

Sebagaimana diketahui kepengurusan Ikama Periode 2026-2030 menempatkan Hanafi sebagai Sekjen dan Arif Effendi sebagai Bendahara. Arif sendiri sebelumnya, selama satu tahun menjadi Ketua Koperasi UMKM, Madas Nusantara dan kemudian loncat pagar ke Ikama.

Ketika ditanya media tentang posisi Arif sebagai Ketua Koperasi UMKM Madas Nusantara, menurut Jusuf Rizal akan segera digantikan dengan figur baru, sebab di Ikama tidak diperkenankan rangkap jabatan di organisasi ke-Maduraan lainnya.

“Kalau di Madas Nusantara, kita tidak membatasi ruang gerak pengurus, selama mereka mampu menjalankan perannya dengan baik. Sebab organisasi dibentuk guna bermanfaat bagi masyarakat Madura, tanpa ada diskriminasi,” tambah Jusuf Rizal, penggiat anti korupsi itu.

Menurut Jusuf Rizal, pria keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja itu, di usia Madas Nusantara yang masih satu tahun, tentu tidak dapat disamakan dengan Ikama yang sudah berusia 50 tahun lebih. Yang dilakukan Madas Nusantara adalah bagaimana organisasi bermanfaat.

Namun dikatakan Madas Nusantara belajar dari organisasi ke-Maduraan lain, sehingga menghadirkan program Bina-Lindung-Sejahter.Program yang membumi agar keberadaan organisasi dirasakan anggota maupun masyarakat umum.

Disebutkan Ormas Madas Nusantara sejak didirikan dirancang tidak Inklusif. Artinya terbuka, merangkul, dan mencakup semua golongan tanpa kecuali, memandang perbedaan sebagai kekuatan. Menghargai sekecil apapun peran mereka.

Ormas Madas Nusantara dirancang sebagai rumah besar yang bersahabat bagi siapapun, khususnya warga Madura di perantauan se-Nusantara dan Luar Negeri. Baik berasal dari Sumenep, Pamekasan, Sampang maupun Bangkalan. Diwadahi sebagai tempat komunikasi, informasi, koordinasi, silaturahmi dan jaringan pengembangan usaha.

“Belajar dari tokoh dan sesepuh Madura, kedepan dikatakan Madas Nusantara bisa menjadi Bamus Madura yang juga mewadahi ormas-ormas ke-Maduraan lain yang se-visi. Madas Nusantara juga akan luncurkan Program Madura Bersinar guna mempersiapkan SDM berkualitas,” tegas Jusuf Rizal.

Saat ini lanjut Jusuf Rizal, wartawan Senior Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indinesia) dan Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) itu, Madas Nusantara fokus pada Program Sedekah Satu Juta Al Quran untuk dibagikan ke pesantren, mesjid, langgar maupun warga Madura yang membutuhkan. Program ini diperkirakan akan menelan biaya Rp.50 milyar.

Kemudian fokus konsolidasi organisasi serta konsolidasi program. Membuka cabang di Timur Tengah, Mekkah, Arab Saudi dan negara lain. Melantik pengurus tingkat propinsi, dan kabupaten kota serta LSO (Lembaga Sayap Organisasi) (Red-Oln)

Tinggalkan Balasan