SIARAN PERS Aktivis Muda dan Pemerintah Kecamatan Gunungsari Perkuat Komitmen Sinergi dan Anti-Intimidasi

SIARAN PERS  Aktivis Muda dan Pemerintah Kecamatan Gunungsari Perkuat Komitmen Sinergi dan Anti-Intimidasi

Serang,|Rajawaliekspres.Com 17 April 2026 – Ketua Forum Aktivis Muda Serang, Agus Waluyo, menghadiri undangan resmi Pemerintah Kecamatan Gunungsari dengan nomor surat 400.14.5/26-Kec. Gnsr/2026 pada Jumat (17/4).

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Ketua Himpunan Mahasiswa Gunungsari, Sahroni, beserta jajaran, Ketua APDESI Kecamatan Gunungsari, Bapak Maemun, bersama para kepala desa, serta Camat Gunungsari, Ibu Sri Rahayu Basukiwati.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari peristiwa sebelumnya yang terjadi pada 8 April 2026. Pada kesempatan tersebut, Camat Gunungsari, Ibu Sri Rahayu Basukiwati, atas nama Pemerintah Kecamatan Gunungsari telah menyampaikan permohonan maaf kepada Agus Waluyo terkait insiden intimidasi yang terjadi di ruang kerjanya.

Pada pertemuan lanjutan hari ini, Ketua APDESI Gunungsari, Bapak Maemun, mewakili para kepala desa juga menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Ia menegaskan komitmen bersama untuk membangun sinergi dan kolaborasi yang lebih baik ke depan demi kemajuan Kecamatan Gunungsari khususnya, dan Kabupaten Serang pada umumnya.

Selain itu, Bapak Maemun juga memberikan jaminan bahwa tidak akan ada lagi tindakan negatif maupun intimidasi terhadap Agus Waluyo maupun pihak lainnya.

Agus Waluyo dalam pernyataannya menyampaikan harapan agar ke depan tidak ada lagi tindakan intimidasi terhadap siapa pun, khususnya generasi muda di Kabupaten Serang yang menyampaikan kritik secara konstruktif.

“Kritik yang disampaikan generasi muda merupakan bagian penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang baik serta memastikan program-program pemerintah benar-benar berdampak dan tepat sasaran,” ujar Agus.

Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum awal dalam membangun hubungan yang lebih harmonis antara pemerintah kecamatan, aparatur desa, serta elemen masyarakat, khususnya kalangan aktivis dan mahasiswa.(Red-Oln)

Tinggalkan Balasan