Lebak – Rajawaliekspres.Com Warga Kecamatan Bayah mengeluhkan keberadaan puluhan warung remang-remang (Warem) yang berada di sekitar pesisir blok Pulomanuk dan Cipanengah, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah.
Dilaporkan, keberadaan Warem itu diduga kerap dijadikan tempat hiburan malam dan prostitusi terselubung yang buka mulai sore hingga menjelang subuh.
Tokoh masyarakat setempat, Dedi Mulyadi mengatakan, puluhan Warem tersebut membentang di sepanjang pesisir laut di Desa Darmasari. Adapun penghuninya, terang Dedi, aktivitasnya itu jika malam hari kerap menyediakan wanita-wanita pendamping, serta menyajikan berbagai aneka minuman keras.
“Keberadaan Warem itu sangat meresahkan warga. Apalagi jika malam hari, warung tersebut menyediakan wanita-wanita dan minuman keras,” ujar Dedi, Minggu (21/06/).
Menurut Dedi, warem itu sudah berada sejak lama. Namun belum juga ada tindakan dari aparat terkait, akibatnya banyak sekali pendatang yang mengunjungi tempat itu untuk minum-minuman keras yang disediakan di lokasi warem.
Apalagi, keberadaan puluhan warem itu tak jauh dari jalan utama Bayah – Sawarna. Sehingga dapat terlihat oleh masyarakat umum, dan suara hingar bingar musik terdengar keras hingga ke jalan raya.
“Kadang terlihat pengunjung pada mabuk minuman. Kami meminta pihak aparat dan forkopimcam Bayah dapat memberantas warem-warem itu, karena sangat mengganggu masyarakat,”kata Dedi.
Beberapa kali masyarakat kata Dedi Mulyadi, melakukan teguran. Akan tetapi pemilik warem itu tidak menggubrisnya, sehingga aktifitas mereka tetap saja berjalan setiap hari.
Kata Asep, peredaran minuman keras di warem itu terbilang cukup tinggi. Karena, berbagai botol minuman keras dari berbagai merk kerap dijajakan, meski tidak diperlihatkan di etalase warung. “Berbagai merk minuman keras diperjual-belikan disana,” terangnya lagi.
Sementara, Kepala Seksi Intelejen Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak, Wahyudin ketika dimintai keterangan seputar keberadaan Warem di Pulo Manuk, Desa Darmasari mengaku akan mengecek ke lokasi. Kata dia, pihaknya selalu respon dengan berbagai informasi yang masuk dari masyarakat.
“Kita akan lakukan pengecekan kelapangan, setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dan laporkan ke pimpinan,”kata Wahyudin. (Red-Oln)

