Serang – Rajawaliekspres.Com Ketua Kaukus Muda Banten (KMB) Provinsi Banten A. Taufik melayangkan kritik keras terhadap kinerja Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten.
Pimpinan dinas tersebut dinilai tidak kompeten dalam mengelola anggaran dan kelembagaan secara akuntabel. Sikap tegas ini disampaikan menyusul laporan hasil pemeriksaan keuangan yang menunjukkan rapor merah administrasi Dinkes Banten.
A. Taufik menyoroti fakta bahwa instansi tersebut kerap menjadi langganan evaluasi karena masalah transparansi dan kepatuhan anggaran.
“Kepala Dinas Kesehatan terbukti tidak becus mengurus institusinya. Buktinya sangat nyata dan memprihatinkan, setiap tahun selalu ada temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di tubuh Dinas Kesehatan,” tegas A. Taufik dalam keterangan tertulisnya pada, Kamis (9/7/2026).
Menurut A. Taufik, temuan berulang dari BPK ini menjadi bukti sahih adanya salah urus (mismanagement) dan lemahnya pengawasan internal dari kepala dinas.
Hal ini dinilai merugikan daerah dan mencederai kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana kesehatan masyarakat.
A. Taufik menilai tata kelola keuangan yang buruk ini berdampak langsung pada optimalisasi pelayanan kesehatan di lapangan.
Pihaknya menyayangkan anggaran besar yang dikelola Dinkes Banten justru terus-menerus menyisakan masalah administratif dan hukum di akhir tahun anggaran.
Melihat kondisi yang terus berulang tanpa ada perbaikan signifikan, A. Taufik mendesak Gubernur Banten untuk segera mengambil langkah konkret dan bersikap tegas demi menyelamatkan uang negara.
“Kami meminta Gubernur Banten segera mengevaluasi total dan mencopot Kepala Dinas Kesehatan.
Banten butuh figur pemimpin baru yang bersih, kompeten, dan mampu mengelola dinkes tanpa catatan buruk dari BPK,” pungkasnya.(Red-Tim/RJ)

