Proyek milyaran rupiah demi meraup keuntungan besar gunakan material besi serta agregat

Proyek milyaran rupiah demi meraup keuntungan besar gunakan material besi serta agregat

Serang Banten ] Rajawaliekspres.Com Rekonstruksi jalan taman-taktakan kota serang dengan nomor kontrak 620/05/SP/PPK Tender – RKNS / BM – DPUPR /2026 Dengan per tanggal kontrak
23 Februari 2026 Dengan Pagu Senilai
Rp.3.134.150.000,00
( Tiga milyar Seratus Tiga puluh Empat Juta Seratus lima Puluh Ribu Rupiah ) , Dengan Waktu pelaksanaan 120 hari kalender yang bersumber dari
Dana Pajak APBD Tahun 2026.

Selasa 05/05/2026 FR Selaku Aktifis Muda yang berdomisili di Lingkungan kota serang Kembali Memantau kelokasi kegiatan pembangunan Rekontruksi yang Anggaran pembangunan Tersebut di Biayai Dari Pajak yang masyarakat bayar.

Saat FR dan Tim Media Menginvestigasi Di Lokasi Proyek Pembangunan Kajian dan Dugaan kami , banyak Kejanggalan dari Mulai Spesifikasi Pengurangan Bahan Matrial Salah Satu nya Agregat A yang tak Terlihat Hanya Agregat B Itupun Di Campur Dengan Tanah Urugan dan Lumpur yang di Campur Dengan pecahan Batu Bata , Dugaan Kami Batu Split Yang Masih Terlihat berantakan Disebabkan Kurang nya Pemadatan ,
Serta Ketebalan agregat diduga tidak sesuai Dengan spesifikasi , karna agregat tidak Memakai Batu Spit full Dari Segi ini , sudah Sangat Jelas Bahwasanya pelaksana serta konsultan Pengawas Sudah Lalai dan Menyalahi Prosedur yang Tertuang Dalam Kontrak kerja sama antara pihak ke – 1 ( DPUPR ) dan pihak ke -2
( Pelaksana kegiatan .

Belum lagi Terkait Elce Dugaan kami Dalam ketebalannya Tidak Sesuai Jelas Terpantau Berantakan Dan Terlihat Tipis ,Serta Terkait Dengan Besi Untuk Penopang Pengecoran Diduga Di Campur dengan Besi Bekas karna terlihat berkarat dan Berkelok Sehingga Terlihat nyata bahwasanya Besi Tersebut dioplos antara Besi Bekas ” Baru .

Saat Awak Media ingin Mengkonfirmasi Akan Adanya Dugaan ” Kejanggalan diLokasi Projek kepada Salah Satu Pelaksana yang Biasa Disapa Bos Yanto Beliau tidak ada dilokasi Bahkan Konsultan Pengawas Nya Pun Sama sedang Tidak Datang ke lokasi Ujar salah satu Pekerja yang Enggan Disebutkan Nama nya.

FR Selaku Aktivis dan Pengamat Pembangunan Angkat Bicara ” Bagaimana Pekerjaan Ini Akan Sesuai Dengan Harapan Apabila Pelaksana Dan Konsultan pengawas Jarang ada Dilokasi Projek Ini Jelas Bisa Membuka Peluang Untuk Memanipulasi Bahan Matrial Dan Mengurangi Kualitas dan kuantitas.

Lanjut FR ” jangan Sampai Projek Tersebut Dikerjakan Instan Dan Asal Jadi Jangan Sampai Projek yang Bernilai Fantastis Tidak Bertahan Lama Karena Projek Rekontruksj Jalan Taman – Taktakan Bersumber Dari Hasil Pajak Yang Masyarakat Bayarkan

Lebih Lanjut FR ” Kami Selaku Aktifis Akan Meminta Dan Mendesak Kepada Dinas DPUPR Kota Serang untuk Segera Mengkroscek Matrial Yang Terpasang Serta Memberhentikan Proyek Tersebut dan Memblacklist , Perusahaan yang kami Duga Melailakin Tanggung Jawab Kerja , Serta Keselamatan warga sekitar Dan para Pengendara Yang Melintas Tanpa Adanya Peringatan Rambu Rambu Lalu lintas ( Police line ) demi keselamatan dan Nyamanya warga Sekitar , Bila Perlu Diganti Dengan Pelaksana Lain Yang Lebih Profisional dan Bertanggung jawab Ucapanya ” Kesal

Kami Selaku Aktifis dan Pengamat Pembangunan Akan Terus Mendukung Program Kerja dari Bapa walikota Beserta Dinas Terkait ( Red – Pemerintah kota Serang ) Untuk Terus Membangun , Demi impian dan Harapan Masyarakat Kota Serang , Karna Pembangunan Yang Berjalan Anggarannya Bersumber dari Hasil Pajak Yang Massyarakat bayarkan.

( Red – Tim/Rj)

Tinggalkan Balasan