SERANG| Rajawaliekspres.Com Forum Kader Bela Negara (FKBN) Provinsi Banten menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi sebagai langkah strategis penguatan kinerja organisasi. Kegiatan yang berlangsung di Kafe Leuweng, Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu (24/05/2026), ini difokuskan pada peninjauan program kerja serta pemantapan koordinasi internal Organisasi.
Rapat ini dihadiri oleh seluruh jajaran struktural dan teknis. Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Badan Koordinator Wilayah (Bakorwil) FKBN Banten, Radianto. Turut mendampingi Sekretaris Wilayah Raka, Komandan Korps Gabungan Potensi Pertahanan (KOGAPHAN) H. Mujiono, SH.MH, serta Direktur Pertahanan dan Keamanan (Dir Hankam) Hanafi. Agenda ini juga diikuti oleh Srikandi beserta sekitar 30 anggota aktif FKBN se-Provinsi Banten.
Sinergi antar lini ini dinilai krusial untuk menyelaraskan persepsi dan langkah organisasi guna menjaga integritas kelembagaan tetap terjaga.
Ketua Bakorwil FKBN Banten Radianto dalam pidatonya menegaskan bahwa evaluasi berkala ini sangat penting untuk mengukur efektivitas program kesadaran bela negara yang telah berjalan. Ia meminta seluruh kader memperkuat soliditas internal dan memperluas sinergi dengan pemerintah daerah guna menghadapi tantangan sosial di masyarakat, serta pemaparan rencana program kerja strategis yang akan dijalankan oleh masing-masing divisi di masa mendatang.

Melalui Rapat Koordinasi dan evaluasi ini, Radianto berharap secara bersama dapat membangun pondasi organisasi yang lebih solid dan adaptif dalam menghadapi tantangan yang akan datang.
“Dukungan serius dari seluruh jajaran sangat diperlukan. Meskipun berat tapi kerja-kerja kelembagaan harus tetap berjalan optimal dengan menitikberatkan pada inovasi-inovasi kreatif,” tegas Ketua Bakorwil FKBN Banten Radianto dalam pidatonya.
Sementara itu, Komandan Korps Gabungan Potensi Pertahanan (KOGAPHAN) H. Mujiono.,SH.,MH menjelaskan, tujuan utama dari Rapat Koordinasi dan evaluasi ini adalah untuk mengevaluasi laporan kegiatan yang telah berjalan dan merumuskan strategi baru yang lebih efektif guna mendongkrak tingkat keberhasilan program kerja di masa depan.
Lanjut Mujiono, diskusi dalam rapat kali ini juga membahas identifikasi kendala-kendala yang mungkin menghambat program-program strategis organisasi, serta pemaparan ide-ide inovatif untuk meningkatkan kualitas dan kemantapan organisasi.
Ia juga mengimbau kepada seluruh jajaran FKBN Provinsi Banten untuk tetap menjaga Kekompakan dan merawat keselarasan langkah. Menurutnya, bahwa setiap perbedaan pendapat yang muncul dalam rapat, diskusi, dan perencanaan harus di tempatkan sebagai bagian dari proses mencari solusi terbaik, bukan sebagai pemicu perpecahan.
” Saya percaya, tantangan yang akan kita hadapi ke depan tidak akan lebih ringan dari sebelumnya. Keterbatasan sumber daya, tekanan waktu, dan dinamika internal adalah hal yang wajar. Tetapi selama kita memegang prinsip kerja bersama dan saling menguatkan, setiap tantangan dapat kita hadapi dengan lebih terarah,” harapnya.
Dalam Rapat kali ini, FKBN Provinsi Banten menghasilkan sejumlah poin program strategis, termasuk penguatan program edukasi bela negara bagi generasi muda dan optimalisasi peran Srikandi FKBN dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Melalui evaluasi ini, FKBN Banten berkomitmen meningkatkan mutu gerakan pada triwulan berikutnya.
Melalui evaluasi berkala ini, FKBN Provinsi Banten berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga kondusivitas wilayah serta menanamkan rasa cinta tanah air kepada seluruh elemen masyarakat Banten.(Red-Oln)

